close

Lahat

LahatSumatera Selatan

Taman Batu Organik yang Unik

Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, memiliki banyak objek wisata yang menarik perhatian untuk dikunjungi. Kabupaten ini dikenal dengan sebutan Kota Seribu Air Terjun dan Megalith. Selain objek wisata air terjun dan megalith, Lahat juga memiliki sebuah destinasi wisata unik yaitu Taman Batu Organik yang berada di Desa Bandu Agung, Kecamatan Muara Payang.

Untuk mencapai taman ini, kita harus berjalan kaki melalui jalan setapak di antara kebun kopi milik warga, selama lebih kurang 20 menit. Taman Batu Organik ini terdiri dari bebatuan yang terbentuk secara alami.

Taman Batu Organik
Photo Credit: Ellyan Firmas

Pemilik taman ini adalah Pak Damsi, yang telah lama melakukan proses pembuatan taman dari bebatuan yang ada di sekitarnya. Batu-batu tersebut ia gali dari dalam tanah kemudian disusun tanpa menggunakan semen, tali pengikat atau perekat lainnya.

Seperti berjodoh, bebatuan ini bisa disusun dengan baik membentuk ornamen-ornamen yang diinginkan. Pak Damsi menyusun taman ini sejak tahun 1980. Awal mulanya beliau mengerjakan penggalian batu dan menyusunnya sendirian, namun kini beliau telah memiliki beberapa orang murid atau asisten yang membantunya menyusun dan merawat taman.

Selain rangkaian bebatuan, di sini juga ditanami bunga, sayuran dan buah organik, menambah indah suasana taman seluas dua hektar tersebut. Beberapa filosofi dapat kita ambil dari proses pembuatan taman ini, yaitu ketekunan, kesabaran dan bahwa setiap mahluk memiliki pasangannya.

Taman Batu Organik
Photo Credit: Ellyan Firmas

Untuk mencapai lokasi ini, traveler dapat menggunakan moda transportasi kereta dari Stasiun Kertapati Palembang menuju Stasiun Lahat, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Muara Payang. Bisa juga menggunakan kendaraan roda dua atau empat dari Palembang langsung ke Taman Batu Organik.

Selengkapnya
LahatNatureSumatera Selatan

Curup Buluh, Lahat, Sumatera Selatan

Curup Buluh terletak di Desa Lubuk Selo, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, sekitar 36 kilometer atau 1 jam perjalanan dari Lahat menuju Pagaralam melalui jalan baru (bukan jalan Ndikat yg selama ini dilalui dari Lahat ke Pagaralam).  Setelah itu para wisatawan harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, dengan trek menuruni bukit tanah yang gembur, namun untuk mempermudah para wisatawan menuju ke lokasi air terjun curup buluh, masyarakat setempat telah membuat tangga sederhana dari kayu dan semen sehingga mengurangi resiko tergelincir saat menuruni lembah.  Butuh waktu 15 menit dari tempat parkir ke air terjun.
Di tempat parkir juga ada pangkalan ojek, jadi bisa menggunakan transportasi ini untuk menuju ke air terjun dan kembali ke parkiran.  Ongkos ojeknya sekitar Rp. 5000,- sekali jalan.  Murahkan?  Tapi kalo aku lebih memilih trekking 😀

 

Selengkapnya
LahatNaturePagar AlamPalembang

Curup Maung, surga di tempat yang tak terduga.

God has the most unexpectedly beautiful things tucked in unlikely places.

Gak sabar pengen share foto ini.
Sebagai background adalah Curup Maung, air terjun di tengah hutan yg super duper dasyat!

Untuk mencapai Curup Maung, wisatawan dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat selama satu jam perjalanan dari Ibu Kota Kabupaten Lahat menuju Kecamatan Gumay Ulu. Setelah sampai di Desa Padang Muaro Duo, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, para pengunjung harus memarkir kendaraan di tempat parkir yang telah disediakan oleh penduduk setempat, dengan tarif parkir  Rp. 5000 per kendaraan, tapi saya gak tega bayar segitu karna saya ditawarin makan sama tukang parkirnya 😊
Setelah itu wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama ± 1 jam menyusuri jalan setapak, melewati hutan dan kebun kopi, dengan medan yang menurun dan tingkat kecuraman hampir 45 derajat.

Medannya berat.  Bertambah berat karna saya membawa anak saya yg masih balita. Tapi begitu melihat viewnya, MasyaAllah…
we ow we.  Wow!

Kuatkan kaki dan paru-parumu, nak!
Besok kita akan ‘membaca’ lagi buku Indonesia Raya ini.

 

Selengkapnya